TRADISI JAWA

TRADISI MALAM SATU SURO

1:09 AM

Malam satu suro atau dalam islam disebut malam 1 muharram identik dengan suasana mistis dan mencekam bagi golongan tertentu masyarakat jawa. Bagi umat islam, malam ini adalah malam tahun baru islam. mereka mengisi malam ini dengan bersholawat dengan hadrohan, mengaji, maupun muhasabah. Yang terpenting mereka mengisinya dengan hal-hal yang mendekatkan kepada Allah SWT.

Telisik punya telisik, mengapa malam satu suro menjadi sangat  mistis dan mencekam bagi golongan tertentu, ternyata ada yang melatar belakanginya. Munculnya kepercayaan ini tak luput dari sejarah zaman kerajaan tempo dulu. di zaman dulu, keraton mengadakan ritual memandikan pusaka dengan kembang saat malam ini. Ritual ini disebut penjamasan.

Ritual ini menjadi sebuah hiburan yang paling menyenangkan bagi masyarakat Jawa yang memang pada saat itu sedikit sekali hiburan yang ada. Karena ini pula, dihembuskan kepercayaan tertentu akan malam satu suro ini. Kepercayaan itu semakin kuat berkat kharisma Keraton dan terbukti sampai sekarang sebagian masyarakat jawa masih melakukan ritual tersebut dan menjadi tradisi untuk memupuk kesetiaan pada keraton.

Jadi jangan takut lagi ya, akan malam satu suro ini. Memang setiap daerah punya kebudayaan dan tradisi ritual masing-masing. Untuk sekadar tahu saja, mengapa malam ini dianggap angker bagi sebagian masyarakat jawa.

You Might Also Like

14 komentar

  1. Satu suro atau 1 muharram adalah hari tahun barunya umat Islam, jadinya kita patut banyak merefleksikan diri atas apa yang telah kita buat selama setahun lalu...

    BalasHapus
  2. Saya ingetnya salah satu film horor tahun 80-an yang judulnya malam 1 suro itu mak, hadeuuh masih nempel aja itu di otak sampe sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah.. Saya belum lahir kalau begitu mbk.. :))

      Hapus
  3. Kalo di daerah saya, malam satu suro dimeriahkan dengan pawai obor mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi pengen lihat pawai obor mbk.. Pasti meriah sekali.. :))

      Hapus
  4. kemarin pas satu suro kita di desa saya selamatan bersama di masjid, baca baca doa, kemudian makan bersama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memupuk rasa kebersamaan ya mas.. :))

      Hapus
  5. oh, karena tradisi keratonnya, to. Kirain karena film Susana dulu. Eh, tapi orang jaman dulu kreatif juga ya, Mak bikin trendsetter seperti itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak.. Kayak kebo bule mungkin ya? Bikin trendsetter.

      Hapus
  6. kalau ditempat saya gak ada perayaan apa2. Sepiii :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kumpul bareng keluarga saja mak.. Hehe

      Hapus
  7. uhhmmm ternyata begetiu tah tradisi malam satu syuro itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya.. Begini.. Jadi jangan takut keluar rumah pas malem suro yaa.. Hehe

      Hapus

SUBSCRIBE


Like us on Facebook