BABY CARE

5 TIPS MEMBEDONG BAYI YANG BENAR DAN AMAN

11:11 AM



tips-membedong-bayi-yang-benar-dan-aman



Tradisi bedong bayi, pasti sudah nggak asing lagi kan buat Bunda? Dan tradisi ini juga dipercaya turun menurun mampu meluruskan kaki bayi, sehingga menghindarkan bayi dari kelainan tulang kaki berbentuk X atau O. Selain itu, cara membedong bayi yang benar, juga mampu memberikan rasa kehangatan dan kenyamanan bayi serta mampu menenangkannya saat rewel.

Tapi tahukah Bunda? Kesalahan dalam membedong bayi, ternyata akibatnya sangat berbahaya lho untuk bayi. Makanya, dalam hal ini sangat dibutuhkan pengetahuan Bunda tentang tips membedong bayi yang benar. Nah, Bunda perlu memperhatikan beberapa hal berikut :


1.      Pastikan Pinggul dan Kaki Bayi Sejajar
Pastikan melakukan cara membedong bayi yang benar yaitu bagian pinggul dan kaki bayi berada dalam posisi sejajar sebelum dibedong. Kesalahan teknik membedong bayi bisa menyebabkan terjadinya dysplasia pinggul yang bisa berakibat timbulnya penyakit degenerasi sendi, radang sendi pinggul juga penyakit kronis lainnya. Jika bayi sudah berusia sekitar satu bulan dan sudah mampu bergerak secara aktif, cukup bedong  bayi hanya saat bayi akan tidur.

2.      Pastikan Semua Kebutuhannya Sudah Terpenuhi
Cara membedong bayi yang benar, sebelum bayi dibedong, pastikan dulu kalau semua kebutuhannya sudah terpenuhi, seperti minum ASI dan mengganti popoknya. Karena saat dibedong, bayi jadi mudah terlelap sehingga ASI yang diminum hanya mampu masuk sedikit. Sedangkan, bayi yang baru lahir membutuhkan asupan energi dari air susu sebanyak 8-12kali sehari agar tidak dehidrasi.

3.      Jangan Bedong Bayi Terlalu Lama
Hindari bedong bayi terlalu sering dan waktu yang lama. Karena bayi yang baru lahir dan rutin dibedong meskipun sudah dilakukan cara membedong bayi yang benar, tetap saja bedongan akan membuat bayi  jarang bergerak, sehingga cenderung berpotensi obesitas. Selain itu, hindari juga membendong bayi hingga usianya lebih dari 3 bulan, karena bisa meningkatkan resiko gangguan pada perut bayi.

4.      Gunakan Kain Yang Nyaman
Selain melakukan cara membedong bayi yang benar,  pakai kain yang nyaman juga penting, dan jangan membedongnya terlalu ketat. Biarkan bayi tetap bisa bergerak agar kontrol otot dan sistem syarafnya bisa berkembang dengan baik. Bergerak juga penting untuk menjaga kelancaran aliran darah ke seluruh tubuh. Bayi yang dibedong terlalu erat di bagian dada juga bisa meningkatkan resiko infeksi pneumonia dan infeksi pernafasan.

5.      Jangan Abaikan Sentuhan Bunda
Dengan cara membedong bayi yang benar , sentuhan kulit Bunda pada bayi juga mampu membantu mengatur suhu tubuh bayi, denyut jantung, pernafasan, kadar hormon, juga mendekatkan ikatan bunda dengan bayi. Sedangkan membiarkan bayi terlalu lama dalam gedongan, bisa mengurangi kontak fisik bunda dengan bayi.

Nah, sekarang sudah tahu kan tips membedong bayi yang benar dan aman? Hal ini memang penting Bunda ketahui, agar kesehatan bayi tetap terjaga. Karena kesalahan cara membedong bayi  ternyata bisa berakibat sangat fatal bagi bayi, bahkan bisa berakibat kematian. So,  jangan segan bertanya pada orang-orang yang lebih berpengalaman ya, Bunda? Good Luck ;-)

You Might Also Like

3 komentar

  1. Noted buat bulan depan kalo anakku udah lahir. :D

    BalasHapus
  2. Sampe sekarang aku masih belom berani gendong bayi baru lahir, huhuhu

    Salam,
    Shera.

    BalasHapus

SUBSCRIBE


Like us on Facebook