Masyarakat Ekonomi Asean

Kamu Seorang Pegawai, Pebisnis, Karyawan, Atau Blogger? Lakukan 5 Langkah Mudah Menghadapi MEA 2016 Agar Sukses!

10:22 PM

MEA-2016

Dulu, ketika pertama kali dengar MEA, belum ngeh! Apa sih itu MEA? Lalu mulai penasaran ketika banyak teman-teman facebook  nyetatus tentang MEA yang mulai diberlakukan tanggal 31 Desember 2015. Kesan pertama membaca status-status mereka, MEA bikin saya paranoid! Bagaimana tidak??? Katanya, ketika MEA sudah diberlakukan orang-orang asing bebas berbondong-bondong bekerja maupun berbisnis di Indonesia. Jangan heran bila nantinya ada pedagang sate yang bule atau sopir taxi yang  bule, dimana-mana serba bule. Extrim banget, kan? (pasang muka polos). Ini seperti Penjajahan model modern. Lalu mau dikemanakan SDM dan Produk-produk buatan kita? Nah, makin paranoidlah saya waktu itu. Namun, ini menjadi titik awal saya mencari informasi lebih lanjut tentang MEA.
Apa-Itu-MEA

Browsinglah saya tentang MEA. Akhirnya diberi pencerahan. MEA singkatan dari Masyarakat Ekonomi Asean. Dari namanya sudah tampak program MEA ini bertitik tumpu pada Kegiatan Ekonomi Negara se-ASEAN. MEA berarti juga Pasar bebas bagi produk-produk berupa barang maupun jasa dari negara  se-ASEAN. Tujuannya, meningkatkan daya saing ASEAN sehingga menarik penanaman modal asing di wilayah ASEAN. Yang nantinya mampu meningkatkan lapangan pekerjaan dan Kesejahteraan masyarakat di negara-negara ASEAN.

Setelah tahu lebih banyak tentang kelebihan-kelebihan MEA, dari sinilah Paranoid berubah menjadi Energi Motivasi untuk Lebih Maju. Karena sejatinya Kitalah Penentu Sukses Tidaknya Diri Kita Sendiri. Seperti kalimat konklusi dalam postingan Majalah Tempo Online yang membahas tentang MEA, “Waktu yang akan membuktikan, apakah kita yang menyerbu ataukah yang diserbu.” 

PR saya selanjutnya, Bagaimana Caranya Agar Saya Bisa Menghadapi MEA Yang Sudah Ada Di Depan Mata? Pastilah masih banyak PR yang harus saya kerjakan.

Berikut ini PR saya: 5 Langkah Mudah Menghadapi MEA 2016 Yang Sedang Saya Lakukan atau Rencanakan:

1.    Tanya Kembali Pada Hatimu, “apa cita-citamu?”
Sebelum melangkah lebih jauh, saya harus tahu pasti “apa cita-cita saya?” karena ini akan menentukan langkah saya dan menjadi kompas atas keputusan-keputusan penting dalam hidup saya. Salah satu cita-cita saya yaitu menjadi Content Writer dan Blogger Berkualitas.

2.   Tancapkan Lebih Dalam Lagi Cita-cita Dengan Alasan Kuat, “mengapa kamu harus mencapai cita-citamu?”
Cita-cita akan lebih mudah dan cepat tercapai karena ada dorongan kuat dalam diri yaitu ALASAN “mengapa saya harus mencapai cita-cita saya?” dan Alasan saya yaitu karena menulis adalah satu-satunya potensi yang saya miliki sekarang ini. Dengan menulis saya bisa punya banyak teman dan menghilangkan rasa bosan seharian berada di rumah. Dengan menulis, saya jadi punya kegiatan di luar rumah dan bisa menghasilkan uang dari rumah. Yang nantinya bisa digunakan sebagai pendukung meraih semua cita-cita.

3.  List Semua Sumber Daya Yang Dimiliki dan Kekuranganmu Dalam Menggapai Cita-cita.
Tujuan dan alasan adalah alat pengokoh dan penentu pengambilan langkah-langkah dalam hidup. Setelah tahu pasti keduanya itu, selanjutnya saya penting paham apa saja sumber daya yang dimiliki dan apa saja kekurangan saya. Sumber daya saya perlengkapan menulis seperti notebook, smartphone, dan alat tulis. Kekurangan saya, masih harus terus meng-upgrade ilmu menulis, jangan mudah puas dengan apa yang sudah diketahui.
5-langkah-mudah-menghadapi-MEA-2016
4.  List Semua Apa Yang Kamu Butuhkan Untuk Menghapus Kekuranganmu Satu per Satu.
Dari list Sumber Daya dan kekurangan, membuat saya bisa meng-list apa saja yang belum saya miliki dan dibutuhkan. Saya butuh networking agar bisa upgrade dan mempraktekan ilmu menulis  maka masuklah saya ke grup-grup facebook yang sesuai dan menambah teman orang-orang yang se-passion agar bisa terus update  info penting. Sebagai blogger, konten adalah raja. Maka saya butuh ilmu membuat tulisan yang menarik banyak pembaca yang dilengkapi ilustrasi/foto-foto yang ciamik. Yang jadi PR terbesar ialah bagaimana agar saya bisa lancar berbahasa Asing demi dapat mengambil keuntungan diberlakukannya MEA ini. Karena bahasa asing menjadi modal utama untuk mendapatkan job-job menulis dari pihak asing.

5.     Atur Strategi
Setelah tahu semua yang saya butuhkan untuk menggapai cita-cita, selanjutnya ialah mengatur strategi. Semua berkaitan dengan modal tenaga dan uang serta faktor lainnya. Seperti pada 3 hari yang lalu, saya membeli Voice Recorder untuk mendukung kegiatan saya mencari ilmu dengan mengikuti berbagai Acara Seminar/Pelatihan Menulis dan Blogging. Karena dana saya belum cukup untuk membeli yang speknya lebih bagus, maka saya putuskan untuk membeli sesuai dengan budget yang ada. Yang terpenting, masih bisa digunakan untuk mendukung kegiatan mencari bekal ilmu menjadi content writer dan blogger berkualitas. Saya juga membeli berbagai buku tema menulis dan blogging juga mengikuti berbagai acara pelatihan dengan  pertimbangan. Sehingga yang benar-benar saya lakukan adalah hasil pemikiran matang.

Nah, dengan demikian paranoid benar-benar berubah jadi energi positif. MEA pun menjadi ladang rejeki yang sangat besar bagi kita semua baik sebagai Pegawai, Pebisnis, Karyawan, maupun Blogger. Ingat, rejeki tak akan tertukar. Yang terpenting usaha kita.

You Might Also Like

4 komentar

  1. bisa saya praktekkan, nih :)

    BalasHapus
  2. Aku masih semangat ngejar cita-citaku mbak, jadi penulis :D

    Salam,
    Puput

    BalasHapus
  3. Well, that was pretty curious. Thank you for adding all those descriptions here. It will be great if you'll make this post wider.

    BalasHapus

SUBSCRIBE


Like us on Facebook